Tadi pagi dalam perjalanan di mobil, saya mendengarkan siaran Prambors Fm. Penyiar yang biasanya saya dengar paling hanya Desta (Club Eighties) dan Ari Dagienkz. Keduanya walaupun nyeleneh, selalu punya good point ketika menyampaikan pesan tertentu kepada pendengarnya yang ‘kawula muda’ itu.
Nah, tadi pagi Desta membacakan beberapa berita kriminal dari koran. Desta mengomentari isi media-media jaman sekarang yang sering terlalu mengekspos sebuah kejadian bahkan hingga pada metode pelaku kriminalnya. Dia berpendapat, bahwa hal-hal semacam ini baginya akan menginspirasi mereka2 yang pembaca untuk melakukan tindakan kriminal tertentu.
Misalnya pada kasus penemuan korban mutilasi di Bus AC Mayasari Bhakti, beberapa media menggambarkan dgn mendetil bagaimana kejadian tersebut terjadi. Berita semacam ini sangat mungkin memberikan pelajaran singkat bagi mereka yang ‘terdesak’ atau ‘tertekan’ untuk meniru.
Ilustrasi percakapan mereka kira-kira begini*) :
Desta : Ni dagienk enaknya dimutilasi aja ni..hihihi..(sembari tertawa gaya psikopat)
Dagienks : ah, jangan dong mas, jangan dong..
Desta : ah mutilasi aja ah, katanya bisa buat ngilangin jejak..
Dagienkz : ih, masnya pasti baca sering baca koran merah ya? Hihihi..
Desta : iya euy, inspiratif euy..
—–
Ya Allah, duniaaaa….
*) percakapan diatas semi imajinatif..hehehe..
Berbagi